Sistem Norma


La%20Norma
1. Kebiasaan (folkways)
Folkways adalah norma-norma yang diikuti berdasarkan kelaziman, tradisi atau kebiasaan yang dianggap baik, karena kebiasaan merupakan perbuatan yang dilakukan berulang-ulang sehingga menjadi bukti bahwa orang yang melakukannya menyukai dan menyadari perbuatannya.

• Sistem pelaksanaan: diwujudkan dalam tingkah laku sehari hari yang cenderung mengedepankan adat istiadat dan tradisi.
• Berlakunya norma tersebut dari manusia lahir sampai meninggal dunia, dari pagi sampai petang, folkways telah melekat pada setiap perbuatan dan aktivitas sehari-hari.
• Sanksi terhadap penyimpangan folkways berupa ejekan, celaan, bahkan menjadi bahan tertawaan.
• Contoh:

  1. mengucapkan salam ketika bertemu dan berjabat tangan.
  2. membungkukkan badan sebagai tanda penghormatan kepada orang yang lebih tua.
  3. ketika makan menggunakan sendok dan garpu.
  4. apabila berbicara dengan orang yang lebih tua hendaknya sopan dan halus.
  5. Mengemudi pada sisi jalan sebelah kiri.

• Sumber norma kebiasaan : dari kebiasaan yang memandang tradisi dan adat istiadat masyarakat.
• Fungsi norma kebiasaan yaitu sebagai petunjuk hidup dan perilaku masyarakat sehingga menjadi sebuah kebiasaan umum yang harus dilaksanakan apabila tidak ingin dianggap sebagai orang yang menyimpang. Sebagai alat pengatur kebiasaan masyarakat agar mempunyai kebiasaan yang baik.

2. Tata kelakuan (mores)
Mores merupakan suatu bentuk perbuatan yang mencerminkan sifat dari sekelompok manusia yang bersandar pada nilai-nilai kebudayaan atau value dan dilaksanakan sebagai alat pengawas secara sadar maupun tidak sadar oleh masyarakat terhadap anggota-anggotanya.

• Sistem pelaksanaan : tata kelakuannya mengharuskan atau melarang anggota masyarakat untuk menyesuaikan tindakan terhadap apa-apa yang berlaku pelanggaran terhadap tata kelakuan akan diberi sanksi berat seperti di arak di depan umum.
• Berlakunya norma tersebut dari manusia lahir sampai meninggal dunia, mores telah melekat pada setiap perbuatan dan aktivitas sehari-hari.
• Sanksi terhadap penyimpangan mores berupa pengucilan secara fisik (dipenjara atau diusir) dan batin (di
• cela dan dijauhi).
• Contoh:

  1. berzina, judi, merampok, mencuri, minum-minum keras, pengunaan NAPZA.
  2. perbuatan membunuh, menikahi kerabat dekat, memperkosa.

• Sumber norma kesusilaan : dari norma-norma yang berlaku ditengah masyarakat tersebut.
• Fungsi norma kesusilaan
Memberikan batasan-batasan kepada individu
Setiap masyarakat mempunyai tata kelakuan masing-masing,yang seringkali berbeda antara satu dengan yang lainnya.
Mengidentifikasikan individu dengan kelompoknya
Di suatu pihak tata kelakuan memaksa orang agar menyesuaikan tindakan tindakannya dengan tata kelakuan yang berlaku, dilain pihak diharapkan agar para masyarakat menerima seseorang karena kesanggupanya untuk menyesuaikan diri.
Menjaga solidaritas diantara anggota-anggotannya
Misalnya tata pergaulan antara pria dan wanita yang berlaku bagi semua orang,segala usia, dan semua golongan dalam masyarakat.

3. Norma hukum (Law)
• Norma hukum merupakan aturan-aturan yang dibuat oleh lembaga-lembaga tertentu,seperti pemerintahan sehingga dengan tegas dan melarang serta memaksa orang untuk berperilaku sesuai dengan aturan. Hukum di bagi menjadi 2 yaitu;
Hukum tertulis dan hukum tidak tertulis.
• Sistem pelaksanaan: untuk mentertibkan dan menstabilkan kehidupan sosial selain itu juga sebagai kontrol sosial yang sekaligus di dukung oleh aparat sehingga memungkinkan pelaksanaan yang tegas.
• Contoh: membayar pajak,mentaati peraturan lalu lintas,dll.
• Sumber norma hukum : berasal dari lembaga pemerintahan yang di sahkan oleh pemerintah dan disepakati oleh rakyat.
• Sanksi dari penyimpangan normahukum adalah penjara, denda atau kurungan.
• Fungsi dari norma hukum : memberikan batas hak dan kewajiban , serta melindungi HAM.

4. Mode (fashion)
• Mode merupakan cara dan gaya dalam melakukan dan membuat sesuatu yang sifatnya berubah-ubah serta diikuti banyak orang, mode atau fashion biasanya diikuti dengan meniru terhadap sesuatu yang di anggap baru.

• Sistem pelaksanaan: orang yang mengikutinya bersifat massal dan kalangan luas mengandrunginya. Mode banyak dipengaruhi oleh gaya,gaya dimaksudkan sebagai penjelmaan dari cita cita dan konsep keindahan baru dan serta teknoligi baru.cita cita dan konsep baru itu mempunyai dasar yang lebih dalam dan mencerminkan perubahan perubahan kemasyarakatan yang penting.

• Contoh; mode pakaian,sepatu,tas, gaya rambut,dll.
• sanksi jika tidak mengikuti fashion dianggap kuper atau jadul, tidak mengikutiperkembangan jaman dan kadang dikucilkan teman dalam pergaulan.
• Mode berfungsi sebagai tolok ukur perkembangan jaman.

About these ads

Tentang ida4lifiatin

Just a simple girl :)
Tulisan ini dipublikasikan di SOSIOLOGI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s